Category: Kelistrikan

Rekomendasi Terbaik kamera CCTV Cocok Untuk Penempatan Outdoor

Rekomendasi Terbaik kamera CCTV Cocok Untuk Penempatan Outdoor

Kehadiran kamera cctv menjadi salah satu perangkat keamanan untuk melindungi asset dan benda berharga di dalam rumah. Tak hanya itu kamera cctv juga dapat diasang di luar ruangan, teras bahkan halaman rumah. Dengan menggunakan sistem keamanan anda dapat tenang dan nyaman saat ingin meninggalkan rumah. Maka tak jarang masyarakat banyak yang memasang kamera cctv di rumah untuk mencegah kasus kriminalitas dan memberikan efek jera pada si pelaku kejahatan.

Perangkat mekanikal elektrikal dalam pemasangan cctv juga tidak sembarangan butuh tenaga ahli dibidangnya. Tidak semua orang paham dengan sistem yang ada di cctv karena cukup terbilang rumit dan susah. Dalam pemasangan kamera cctv banyak komponen-komponen yang harus diperhatikan jika terjadi kesalahan sedikit akan dapat menyebabkan jaringan terputus secara bersamaan.

Namun kini banyak jasa kontraktor listrik yang menawarkan layanan pemasangan cctv yang ditawarkan di internet dan promosi publik lainnya selain itu pengerjaannya yang cepat dan rapi. Untuk biaya pemasangan kamera cctv tergantung juga dengan penempatannya bisa dilakukan baik indoor maupun outdoor serta model camera cctv yang ingin dipakai.

4 Rekomendasi Terbaik Kamera CCTV

Dengan memakai cctv di area indoor dan outdoor anda menjaga keamanan hunian dengan ketat tanpa perlu repot-repot menguras tenaga. Apalagi zaman sekarang jauh lebih canggih dan modern pada sistem elektrikal mekanikal kamera cctv sangat mudah. Apalagi dalam proses pemasangan juga sangat dinamis dan fleksibel tergantung merk dan jenis kamera cctv. Berikut dibawah ini rekomendasi tepat khusus untuk outdoor/di luar lingkungan :

1. SPC Hybrid 4 in 1 Outdoor CCTV

Kamera SPC menghadirkan kamera beresolusi gambar 1920×1080 pixel yang sangat cocok ditempatkan diluar ruangan. Cctv ini menggunakan infrared LED, dilengkapi camera yang tajam untuk menangkap gambar lebih jernih. Meski dalam kondisi cahaya rendah dapat menjangkau radius hingga 15 m.

Kamera cctv dilengkapi dengan teknologi 4 in 1 yang dapat mendukung di semua jenis DVR dengan tombol switch yang bisa diatur dimenu setting sesuai kebutuhan. Dengan harga mulai dari 190 ribu rupiah.

2. Vstarcam C7823WIP

Vstarcam C7823WIP

Kamera cctv ini lumayan cocok digunakan untuk memantau karena yang fleksibel dan dinamis. Cctv ini dilengkapi dengan kamera yang dapat berputar horizontal hingga 720 derajat. Sehingga dapat mengawasi hampir seluruh sudut ruangan dan dapat mendengar suara dari speaker cctv tersebut. Ditambah terdapat sensor alarm ketika terjadi tindak kejahatan. Anda bisa mendapatkan kamera cctv ini dengan harga 650 ribu rupiah.

3. Honeywell CCTV VDC 350PI Vista

Kini teknologi terbaru memiliki memrodusen kamera cctv yang mamu dipantau melalui layar tv. Dengan dilengkapi 1,3” super sony HAD CCD Color yang dapat memberikan hasil gambar kontras warna yang bagus. Cctv ini sangat cocok digunakan untuk area sekolah, kantor, dan halaman toko. Cctv Honeywell bisa didapatkan mulai dengan harga 300 ribu rupiah.

4. Xiaomi Mijia Da Fang 1080

Kamera cctv ini dapat  mencapai radius jangkauan yang lebih luas. Dengan kelengkapan kamera yang dapat merekam hasil gambar dengan resolusi 1080 pixel yang lebih maksimal. Dengan tambahan fitur night vision yang dapat menembus cahaya gelap sekalipun dan kamera ini dilengkapi dengan sensor terhadap asap, gerak, dan suara. Kamera cctv juga memiliki dua penyimpanan video yaitu dengan SD card dan flashdisk yang bisa anda gunakan untuk menyimpan hasil rekaman. Untuk mendapatkan camera ini dengan harga 378 ribu rupiah.

Oleh karena itu pilihlah produk-produk kamera cctv rekomendasi terbaik untuk hunian dan ruang outdoor anda. Dengan produk yang berkualitas akan menghasilkan performa pada cctv lebih meningkat. Produk kamera cctv diatas dapat menjadi pilihan anda ketika ingin memasang cctv.

Jangan Salah Pilih! Ketahui Kode Warna Kabel Listrik Ini Sebelum Digunakan

Jangan Salah Pilih! Ketahui Kode Warna Kabel Listrik Ini Sebelum Digunakan

Apa yang akan Anda lakukan ketika korsleting listrik tiba-tiba terjadi di rumah Anda? Apakah Anda termasuk tipe orang yang mudah panik, langsung meminta bantuan kontraktor listrik, atau malah Anda perbaiki sendiri? Nah, bagi Anda yang biasanya melakukan perbaikan listrik secara mandiri, sebaiknya pastikan dulu bahwa Anda benar-benar memahami istilah-istilah yang ada dalam urusan kelistrikan. Karena kalau tidak, kemungkinan risiko bahaya akan menyerang Anda. Entah itu tersengat listrik, menyulut kebakaran, hingga menyebabkan kematian. Maka dari itu, untuk mencegah hal-hal buruk seperti itu terjadi, alangkah baiknya bila Anda memahami dulu arti dari setiap kode-kode warna yang ada pada kabel listrik.

Kode Warna Hitam

Kabel Kode Warna Hitam

Kabel dengan kode warna hitam ini memiliki fungsi sebagai pengantar muatan listrik beraliran positif/ api/ fasa. Ciri khas dari kabel berkode warna hitam ini adalah akan menyetrum bila bersentuhan secara langsung dengan kulit Anda. Pun ketika Anda menguji kabel ini dengan menggunakan tespen atau alat pendeteksi aliran arus listrik, maka tespen tersebut akan menyala. Hal ini menAndakan bahwa aliran listrik yang dihantarkan oleh kabel berkode warna hitam ini memiliki kekuatan arus listrik yang sangat kuat. Oleh sebab itu, berhati-hatilah ketika sedang memasang kabel jenis ini.

Kode Warna Merah

Kabel Kode Warna Merah

Sama halnya dengan kabel berkode warna hitam, kabel berkode warna merah ini juga mengalirkan aliran listrik bermuatan positif. Kabel jenis ini juga dikenal menghantarkan api atau fasa, sehingga sangat berbahaya apabila terpapar langsung dengan kulit Anda. Aliran listrik bermuatan positif ini biasanya bersumber dari kabel PLN yang ada pada tiang-tiang listrik. Karena kabel ini memiliki arus listrik yang sangat kuat, maka sebaiknya Anda berhati-hati ketika sedang memperbaiki kabel berkode warna merah ini. Akan tetapi, jika pemahaman Anda tentang listrik kurang mumpuni, sebaiknya gunakan jasa kontraktor mekanikal elektrikal yang ada di sekitar Anda agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, dengan menggunakan jasa tukang listrik ini, risiko bahaya pun bisa terminimalisir.

Kode Warna Biru

Kabel Kode Warna Biru

 

Berbeda dengan dua jenis kabel sebelumnya, kabel berkode warna biru ini dialiri oleh aliran listrik bermuatan negatif. Artinya, kabel ini tidak akan membuat kulit Anda kesetrum meskipun kabel ini menyentuh area kulit Anda. Karena kabel ini memiliki muatan listrik negatif, maka ketika Anda menguji aliran listrik yang ada pada kabel ini menggunakan taspen, taspen pun tidak akan menyala. Oleh sebab itu, kabel ini juga berisiko rendah untuk menyebabkan kebakaran, tersengat listrik, atau bahkan kematian. Jadi, tanpa bantuan kontraktor hvac pun rasanya Anda bisa kok memperbaiki kabel ini seorang diri.

Kode Warna Kuning Strip Hijau

Kabel Kode Warna Kuning Strip Hijau

Kode warna kabel selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah kabel berkode warna kuning strip hijau. Kabel jenis ini memiliki fungsi dan ciri-ciri yang agak berbeda dari kedua jenis kabel sebelumnya. Jika kedua jenis kabel sebelumnya memiliki aliran listrik bermuatan positif dan negatif, maka kabel berwarna kuning strip hijau ini memiliki aliran listrik bermuatan arde yang berasal dari tanah. Aliran listrik arde ini bisa didapatkan dari pipa logam yang ditanam di dalam tanah. Kemudian, dalam setiap pipa logam tersebut akan dipasangi terminal stop kontak sebagai mediator aliran listrik. Untuk memasang kabel beraliran arde ini Anda bisa meminta bantuan kepada petugas instalatir atau kontraktor listrik yang ada di sekitar area rumah Anda.

Buatlah Penginstalan Telepon Lebih Aman Dengan Teknisi Berlisensi

Buatlah Penginstalan Telepon Lebih Aman Dengan Teknisi Berlisensi

Telepon merupakan alat komunikasi yang memanfaatkan signal suara sebagai pesan penyampai. Seperti alat elektronik pada umumnya, sebelum digunakan telepon juga harus melalui tahan instalasi. Untuk pemakaian skala besar, biasanya instalasi dilakukan oleh kontraktor kelistrikan, mekanikal elektrikal dan juga kontraktor HVAC

Telepon telah populer sejak pertama kali ditemukan oleh Antonio Meucci pada tahun 1871 dengan nama Sound Telegraph. Pada awal penggunaanya, telepon difungsikan sebagai alat pembidik dan penangkap radar dalam perang. Tetapi setelah berkembangnya waktu, telepon telah digunakan seperti yang telah kita ketahui.

Namun, penggunaan telepom tak seramai dahulu. Alat ini mulai tergantikan oleh alat komunikasi yang lebih praktis. Hanya perusahaan-perusahaan besar dan beberapa individu saja yang masih setia menggunakannya.

Dalam pemakaiannya, telepon menggunakan tenaga listrik yang berasal dari sub pusat dengan tegangan yang masih tinggi. Untuk menjaga keamanan, pemakaian teknisi yang berlisensi sangat dianjurkan.

Teknisi yang pertama berasal dari kontraktor listrik. Ia akan bertanggung jawab atas pembuatan desain, pemasangan telepon dan pemelihaan sistem. Sedangkan untuk pengaturan sistem listrik dan beberapa peralatan yang membutuhkan tenaga listrik akan diambil alih oleh ahli mekanikal elektrikal.

Selain memperhatikan faktor kelistrikan, instalasi telepon juga perlu mengatur udara sekitar instalasi agar tak terjadi sambungan arus pendek. Di sinilah peran kontraktor HVCA (heating, ventilation, dan air-conditioning) akan dibutuhkan.

Bagian dan Cara Instalasi Telepon Oleh Kontraktor Listrik, Mekanikal Elektrikal dan HVAC

Sebelum pengoperasiannya, ada baiknya untuk mengetahui bagian-bagian telepon terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah perawatan..

1. Microphone

Bagian inilah yang memproses suara kita dalam membran logam berbentuk tipis (diaphragm) agar mudah dibaca oleh telinga pendengar. Pada umumnya, satu set telepon memiliki 14 diaphragm di gagangnya..

2. Speaker

Bagian telepon yang digunakan untuk mengubah gelombang listrik menjadi gelombang suara.

Suplex Coil

Bagian satu ini berguna untuk meredam suara yang kita ucapkan agar tak terpantul (bergema)

4. Hook Switch

Bagian yang mirip tombol power ini digunakan sebagai switch (saklar) yang berfungsi memutus dan menyambungkan telepon.

Baca juga: TERKENAL AKAN KEKUATANNYA, INILAH CARA KHUSUS YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMOTONG KACA TEMPERED

5. Ringer

Digunakan sebagai nada pengingat saat ada telepon masuk.

Selesai mengetahui bagian-bagian telepon, kita bisa memulai ke pembahasan berikutnya mengenai Instalasi telepon.

Saat penginstalasian, listrik akan mengalir dari sumber primer yang diturunkan sesuai kebutuhan ke sumber sekunder. Biasanya terdiri dari sepasang sochet outlet telepon, pengkabelan, dan penyambungan ke panel sekunder.

Beberapa istilah ini yang akan menemani kalian saat proses instalasi telepon:

  •  Pair (pasangan)

Sebuah sebutan untuk rangkaian kabel. Biasanya, saat penginstalan hanya memerlukam satu buah saja.

  • TB (Terminal Box)

Tempat bertemunya kabel sekunder dengan kabel panel utama.

  • IDF (Intermedite Distribution Fram)

Merupakan penghubung antara Fb Dan MDK (main distribition frame).

Untuk penyambungan terminal box yang cukup besar, kontraktor akan menata beberapa kaber agar terlihat rapi dan aman dalam proses penginstalannya. Urutan kabel yang umum digunakan biasanya menggunakan 2 pair dengan warna biru, merah, hitam, putih. Jika menggunakan kabel 10 pair, maka akan ada masing-masing 5 jenis kabel dengan satu pembeda. Begitu seterusnya dengan pembeda lingkaran luar/dalam maupun pita putih, kuning, merah.

Setelah di tata rapi, kabel dan seperangkat alat pendukung akan di instalasi oleh kontraktor mekanikal elektrikal agar dapat digunakan. Beberapa alat seperti insertion tool ( kabel penghubung), disconnect pug (pemutus sambungan), test cord (alat uji coba) dan Arester (pengaman PABX) mungkin akan dibutuhkan. Untuk keamanan yang lebih tinggi, kontraktor HVCA akan mengatur suhu sesua standar keamanan.