Jangan Salah Pilih! Ketahui Kode Warna Kabel Listrik Ini Sebelum Digunakan

Jangan Salah Pilih! Ketahui Kode Warna Kabel Listrik Ini Sebelum Digunakan

Apa yang akan Anda lakukan ketika korsleting listrik tiba-tiba terjadi di rumah Anda? Apakah Anda termasuk tipe orang yang mudah panik, langsung meminta bantuan kontraktor listrik, atau malah Anda perbaiki sendiri? Nah, bagi Anda yang biasanya melakukan perbaikan listrik secara mandiri, sebaiknya pastikan dulu bahwa Anda benar-benar memahami istilah-istilah yang ada dalam urusan kelistrikan. Karena kalau tidak, kemungkinan risiko bahaya akan menyerang Anda. Entah itu tersengat listrik, menyulut kebakaran, hingga menyebabkan kematian. Maka dari itu, untuk mencegah hal-hal buruk seperti itu terjadi, alangkah baiknya bila Anda memahami dulu arti dari setiap kode-kode warna yang ada pada kabel listrik.

Kode Warna Hitam

Kabel Kode Warna Hitam

Kabel dengan kode warna hitam ini memiliki fungsi sebagai pengantar muatan listrik beraliran positif/ api/ fasa. Ciri khas dari kabel berkode warna hitam ini adalah akan menyetrum bila bersentuhan secara langsung dengan kulit Anda. Pun ketika Anda menguji kabel ini dengan menggunakan tespen atau alat pendeteksi aliran arus listrik, maka tespen tersebut akan menyala. Hal ini menAndakan bahwa aliran listrik yang dihantarkan oleh kabel berkode warna hitam ini memiliki kekuatan arus listrik yang sangat kuat. Oleh sebab itu, berhati-hatilah ketika sedang memasang kabel jenis ini.

Kode Warna Merah

Kabel Kode Warna Merah

Sama halnya dengan kabel berkode warna hitam, kabel berkode warna merah ini juga mengalirkan aliran listrik bermuatan positif. Kabel jenis ini juga dikenal menghantarkan api atau fasa, sehingga sangat berbahaya apabila terpapar langsung dengan kulit Anda. Aliran listrik bermuatan positif ini biasanya bersumber dari kabel PLN yang ada pada tiang-tiang listrik. Karena kabel ini memiliki arus listrik yang sangat kuat, maka sebaiknya Anda berhati-hati ketika sedang memperbaiki kabel berkode warna merah ini. Akan tetapi, jika pemahaman Anda tentang listrik kurang mumpuni, sebaiknya gunakan jasa kontraktor mekanikal elektrikal yang ada di sekitar Anda agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, dengan menggunakan jasa tukang listrik ini, risiko bahaya pun bisa terminimalisir.

Kode Warna Biru

Kabel Kode Warna Biru

 

Berbeda dengan dua jenis kabel sebelumnya, kabel berkode warna biru ini dialiri oleh aliran listrik bermuatan negatif. Artinya, kabel ini tidak akan membuat kulit Anda kesetrum meskipun kabel ini menyentuh area kulit Anda. Karena kabel ini memiliki muatan listrik negatif, maka ketika Anda menguji aliran listrik yang ada pada kabel ini menggunakan taspen, taspen pun tidak akan menyala. Oleh sebab itu, kabel ini juga berisiko rendah untuk menyebabkan kebakaran, tersengat listrik, atau bahkan kematian. Jadi, tanpa bantuan kontraktor hvac pun rasanya Anda bisa kok memperbaiki kabel ini seorang diri.

Kode Warna Kuning Strip Hijau

Kabel Kode Warna Kuning Strip Hijau

Kode warna kabel selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah kabel berkode warna kuning strip hijau. Kabel jenis ini memiliki fungsi dan ciri-ciri yang agak berbeda dari kedua jenis kabel sebelumnya. Jika kedua jenis kabel sebelumnya memiliki aliran listrik bermuatan positif dan negatif, maka kabel berwarna kuning strip hijau ini memiliki aliran listrik bermuatan arde yang berasal dari tanah. Aliran listrik arde ini bisa didapatkan dari pipa logam yang ditanam di dalam tanah. Kemudian, dalam setiap pipa logam tersebut akan dipasangi terminal stop kontak sebagai mediator aliran listrik. Untuk memasang kabel beraliran arde ini Anda bisa meminta bantuan kepada petugas instalatir atau kontraktor listrik yang ada di sekitar area rumah Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *